Cara Menghilangkan Keloid dan Faktor Penyebab Timbulnya Keloid

Cara menghilangkan keloid, ketahui juga penyebab keloid! Goresan atau luka yang terjadi pada kulit terkadang meninggalkan bekas luka yang menjadi keloid. Apa itu keloid? Keloid merupakan pertumbuhan jaringan ikat yang tumbuh berlebih yang terjadi pada bekas kulit yang secara umum , saat kulit terluka maka akan terjadi proses penyembuhan dimana jaringan ikat (fribosa) terbentuk diatas luka yang befungsi untuk memperbaiki sekaligus melindungi luka. Akan tetapi terdapat pada beberapa kasus, jaringan tersebut tumbuh secara berlebihan, menebal, menonjol, melebar dengan permukaan yang licin serta dapat teraba pada bagian atas. Jadi secara umum keloid disebut atau dikenal dengan istilah bekas luka yang menebal.

Cara Menghilangkan Keloid

Memiliki kulit mulus merupakan keinginan semua orang baik wanita ataupun pria. akan tetapi munculnya bekas luka menjadi hal yang sangat mengganggu penampilan terlebih jika terletak pada bagian terbuka seperti wajah, leher, tangan ataupun kaki. Salah satu luka yang sering muncul atau yang sering terjadi ya keloid, meskipun kehadirannya tidak berbahaya namun sangat mengganggu terlebih jika hal ini terjadi pada wanita. Karena pada dasarnya wanita ingin terlihat lebih sempurna dengan kulit yang mulus.

Faktor Penyebab Timbulnya Keloid

Sebenarnya masih belum pasti diketahui penyebab timbulnya keloid, tetapi kondisi ini terjadi disebabkan karena adanya peradangan. Akan tetapi ada juga beberapa faktor yang memici timbulnya keloid, diantaranya yaitu :

Faktor genetic

Perlu anda ketahui timbulnya keloid ada hubungannya dengan gen HLA-B14, HLA-BW16, HLA-BW35,HLA-DR5, HLA-DQW3 serta golongan darah A. keloid lebih banyak di temukan pada orang dengan keturunan genetic berwarna kulit gelap dibandingkan dengan genetic kulit cerah. Kondisi tersebut di buktikan dari banyaknya kasus keloid yang banyak di temukan pada orang-orang Afrika dari pada orang barat yang berkulit putih.

Faktor usia

Pada umumnya kondisi ini banyak terjadi pada anak-anak sampai orang dewasa antara usia 10 tahun sampai 30 tahun baik pada pria ataupun wanita sama saja.
– Vaksinasi
Biasanya pemberian vaksin jenis BCG inilah yang sering menimbulkan bekas luka yang menebal atau lebih dikenal dengan sebutan keloid.
– Jenis dan lokasi trauma
Biasanya kondisi ini sering terjadi pada luka yang masa penyembuhannya lama serta pada area yang memiliki regangan kulit tinggi (seperti bagian dada, bahu, leher serta tungkai).
Selain itu juga terdapat beberapa penyebab lain yang memicu tumbuhnya keloid seperti luka bedah operasi, tindikan telinga, luka bakar, jerawat, cacar ataupun goresan.

Lalu, tahukah anda bagaimana cara mencegah keloid ?

Cara yang paling baik dan ampuh dalam mencegah keloid yaitu dengan tidak melakukan kegiatan apapun yang dapat menyebabkan keloid. Bagi seseorang yang sudah mengalami masalah dengan keloid sidah tidak perlu lagi untuk melakukan penanganan seperti melakukan operasi elektif ataupun dengan melakukan perawatan seperti tindik atau menusuk pada bagian kulit yang terkena keloid. Pada saat anda terkena penyakit keloid, melakukan pencegahan sangatlah penting untuk anda lakukan karena dengan perawatan yang sedang anda jalani akan membuka harapan untuk sembuh.

Cara Menghilangkan Keloid

Tindakan anda untuk menghilangkan keloid ini sebaiknya jangan terlalu buru-buru, namun harus segera dilakukan penanganan medis jika keloid yang anda alami sudah mengalami iritasi yang dapat menimbulkan rasa nyeri, timbul gatal-gatal yang tentunya sangat mengganggu anda. Indikasi didalam melakukan penanganan keloid juga yaitu dapat berdasarkan keinginan atau permintaan dari pasien itu sendiri yang dilatar belakangi dengan kosmetik, terlebih jika keloid yang anda alami sudah menyerang bagian yang patal seperti bagian wajah yang secara notabene adalah bagian yang sangat sering mendapatkan perhatian banyak orang.

Nah, berikut ini merupakan beberapa cara yang sangat epektif dalam menghilangkan keloid, diantaranya yaitu :

1. Melakukan penyuntikan Cortisone (Steroid Intralesi)

Di dalam melakukan tindakan dengan menggunakan metode suntik cortisone ini memang salah satu cara yang paling aman dan juga pasien tidak akan mengalami kesakitan. Biasanya cara ini hanya dilakukan satu bulan sekali hingga pasien mendapatkan hasil yang maksimal, cara ini terbukti sangat ampuh dan tentunya sangat aman dilakukan karena dosis yang siberikan sedikit dan disesuaikan dengan kondisi pasien itu sendiri. Tetapi dengan melakukan pengobatan ini dapat menimbulkan ruam merah pada kulit karena terjadi sebuah rangsangan pada pembentukan pembuluh darah yang lebih sedikit, namun keloid akan mengecil seiring dengan melakukan penyuntikan secara rutin. Tetapi anda jangan kaget karena hasil yang terbaik sekalipun tetap akan meninggalkan bekas, kulit akan tampak lebih kasar dibandingkan dengan kulit yang normal.

2. Menggunakan metode laser

Metode terapi keloid ini juga terbukti sangat epektif dan aman untuk dilakukan, karena dengan cara ini mampu untuk meratakan kulit anda dan menyamarkan ruam merah yang disebabkan oleh suntikan cortisone tadi. Tetapi untuk mendapatkan hasil yang optimal, terapi laser ini harus dilakukan beberapa kali sampai mendapatkan hasil yang terbaik. Maka dari itu, untuk melakukan terapi ini memerlukan biaya yang cukup mahal.

3. Bedah operasi

Metode ini merupakan metode yang cukup beresiko, karena untuk menghilangkan keloid harus dilakukan pemotongan keloid dan cara ini dapat memicu pembentukan keloid yang baru yang disebabkan oleh karena luka bekas sayatan pada saat memotong keloid. Tetapi beberapa ahli bedah dapat mencapai keberhasilan dalam melakukan hal ini dengan menyuntikan steroid dan melakukan proses pressure dressing pada bagian luka pada saat setelah selesai melakukan pemotongan keloid.

4. Menggunakan silicon

Metode inin dapat dilakukan dengan cara menempelkan selembar silicon pada bagian kulit yang terdapat luka dalam beberapa jam setiap harinya dalam jangka waktu beberapa minggu atau bahkan sampai beberapa bulan tergantung seberapa parah keloid itu sendiri. Hasil dari metode ini pun dapat bervariasi, bahkan beberapa dokter pun telah berhasil mencoba mengaplikasikan metode ini dengan cara balut tekan yang menggunakan bahal lain selain silicon dan hasilnya pun sangat memuaskan.

5. Interferon

Interferon adalah kandungan protein yang dihasilkan oleh sistem kekebalan tubuh untuk membantu dalam melawan virus, bakteri dan juga ancaman berbahaya lainnya. Melakukan metode penyuntikan dengan menggunakan interferon ini memang hasilnya cukup memuaskan tetapi belum dapat dipastikan jika efeknya akan bertahan lama.

Nah, itulah beberapa metode dalam cara menghjilangkan keloid. Untuk itu, menjaga kesehatan dan kecantikan kulit itu sangatlah penting untuk dilakukan oleh setiap orang. Semoga informasi diatas dapat sedikit menambah pengetahuan anda dan dapat menjadi pertimbangan metode mana yang akan anda ambil. Untuk mendapatkan penjelasan yang lebih jelas, sebaiknya anda segera konsultasikan dengan dokter bersangkutan.

Artikel Terkait: Cara Menghilangkan Keloid dan Faktor Penyebab Timbulnya Keloid