Panduan Lengkap Cara Menanam Kunyit dari Pembibitan Hingga Panen

Bagaimana cara menanam kunyit yang baik dan benar agar hasilnya bagus simak artikel berikut ini. Panduan lengkap menanam kunyit mulai dari persiapan lahan, pembibitan, perawatan, cara menanamnya, cara pengendalian hama dan cara panen kunyit yang harus Anda perhatikan.

Apakah Anda tahu bahwa kunyit memiliki manfaat untuk kesehatan, jika belum baca 48 Manfaat kunyit untuk kesehatan dan kecantikan, semoga bermanfaat untuk Anda. Jika sudah tahu manfaatnya tidak ada salahnya jika Anda mencoba untuk menanam sendiri kunyit baik itu didalam pot, kebun ataupun dengan memanfaatkan pekarangan rumah Anda. Berikut adalah tahapannya.

kebun kunyit

Persiapan dan Cara Menanam Kunyit

Ini dia persiapan yang harus Anda siapkan mulai dari proses pengolahan tanah, pembibitan dan cara menanam:

Tanah atau lahan Tanaman Kunyit

Sebelum melakukan penanaman tanaman kunyit, terlebih dahulu lahan tanam harus digempurkan dan diratakan dengan menggunakan cangkul atau bajak. Bagi lahan yang terbuka atau memiliki pencahayaan yang penuh, maka harus dilakukan  pengolahan tanah dengan membalikan bongkahan tanah dan meratakannya. Setelah itu, lahan tanam dibuat bedengan dengan ukuran sekitar 0,5 sampai 1 meter dan panjang bedengan sesuai dengan panjang tanah atau lahan yang digunakan. Setelah itu, setiap bedengan dibuatkan lubang atau alur dengan jarak antar lubang sekitar 20 cm. Sebelum lubang tersebut ditanami bibit tanaman kunyit, maka sebaiknya setiap lubang diberikan pupuk kandang yang telah diolah sebulan sebelum di lakuan penanaman. Penggunaan pupuk kandang yang digunakan yaitu sekitar 2 sampai 3 kg/m², lalu aduk hingga tercampur merata dengan tanah.

Pembibitan Tanaman Kunyit

Pembibitan kunyit

Didalam cara perkembangbiakan jenis tanaman kunyit dapat dilakukan dengan cara vegetatif. Caranya yaitu dengan melakukan pemecahan rimpang kunyit yang akan dijadikan bibit agar menjadi tunas baru. Hal ini bertujuan agar pada saat masa pertumbuhan, tanaman kunyit dapat tumbuh dengan seragam dan merata. Selain itu, cara perkembangbiakan kunyit juga dapat dilakukan dengan cara menanam biji.

Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, pilihlah jenis bibit yang berasal dari rimpang induknya yang sudah cukup umur atau disebut dengan jenis rimpang premier. Bibit yang berkualitas juga dapat diambil dari rhizoma yang memiliki satu atau dua mata tunas. Selain itu, pembibitan juga dapt dilakukan dengan cara memotong rimpang yang berumur cukup tua dan baru dipanen, lalu rimpang dikeringkan dibawah terik matahari selama 4 sampai 5 hari sampai kering. Sebelum rimpang ditunaskan, rimpang terlebih dahulu direndam didalam cairan agrimisin 0,1% selama 4 jam, lalu rimpang di keringkan dengan cara diangin-anginkan sebentar.

Pentunasan tanaman kunyit juga sama dengan cara pentunasan pada tanaman jahe yaitu dengan cara menggunakan media tanam jerami yang diatur kelembabannya dengan cara rutin menyiramnya setiap hari.  Waktu yang dibutuhkan selama pentunasan yaitu sekitar  1 sampai 3 minggu, lalu pilih bibit yang sehat dan tumbuh secara merata dari hasil pentunasan yang kemudian akan dipindahkan ke lahan tanam yang telah disediakan.

Cara Penanaman Tanaman Kunyit

Cara penanaman tanaman kunyit sama hal nya dengan cara penanaman tanaman jahe, yaitu paling baik dilakukan pada saat memasuki awal musim hujan. Tetapi penanaman juga dapat dilakukan kapanpun asalkan ketersediaan air mencukupi, atau juga jika di tanam di pekarangan rumah. Jika bibit sudah ada yang cukup umur, maka dapat langsung dipindahkan ke lahan tanam yang telah disiapkan.

Cara mengambil bibit kunyit dapat dilakukan dengan cara disemai, bibit yang dihasilkan dari persemaian dapat ditanam di dalam pot atau dapat ditanam pada wadah lain yang memiliki kedalaman sekitar 2-5 cm dan posisi penanamannya tunas harus tepat mengarah keatas. Setelah itu, tunas ditutup dengan menggunakan tanah halus dan permukaannya diberi jerami agar dapat tumbuh dengan maksimal dan mencegah pertumbuhan gulma serta berbagai jenis penyakit tanaman.

Cara Perawatan Tanaman Kunyit

Ini dia cara merawat kunyit mulai dari pemupukan, pemeliharaan dan pengendalian hama:

Cara Pemupukan Tanaman Kunyit

Pemupukan pada tanaman kunyit, jenis pupuk kandang menjadi pupuk utama yang diberikan. Tetapi walau begitu, untuk mempercepat masa pertumbuhan dan kesuburan tanaman dapat diberikan pupuk buatan seperti pupuk urea, pupuk SP-36 atau TSP, dan jenis pupuk KCI. Jika menggunakan jenis pupuk urea sebaiknya diberikan dengan takaran 30 g/m², untuk pemberian jenis pupuk SP-36 atau TSP dapat diberikan dengan takaran 20 g/m², sedangkan jenis pupuk KCI dapat dibserikan dengan takaran 30 g/m². Dari setia jenis pupuk memiliki khasiat yang berbeda, khasiat dari menggunakan jenis pupuk urea dapat mempercepat masa pertumbuhan vegetative, khasiat pemberian jenis pupuk SP atau TSP dapat mempercepat pertumbuhan akar tanaman, sedangkan jenis pupuk KCI dapat memperkuat batang tanaman.

Cara Pemeliharaan Tanaman Kunyit

Untuk melakukan pemeliharaan jenis tanaman kunyit dapat dilakukan dengan peyiangan, proses penyiangan pada tanaman ini dapat dilakukan dengan cara menggunakan tangan atau dengan gancu. Di dalam melakukan proses penyiangan harus dilakukan dengan sangat hati-hati, karena jika sembarangan dapat mengganggu struktur tanaman itu sendiri. Seiring dengan dilakukannya proses penyiangan dapat dilakukan proses pembubuhan, proses pembubuhan ini dilakukan disekitar rumpun yang bertujuan untuk menjaga rimpang pada bagian atas tidak keluar dari permukaan tanah.

Cara Pengendalian Hama Tanaman Kunyit

Musuh utama pada jenis tanaman kunyit yaitu jenis hama penggerak rimpang. Tanaman kunyit yang terserang oleh hama ini dapat ditandai dengan timbulnya gejala seperti daunnya yang menguning dan pada saat tanaman dicabut dapat terlihat rimpangnya seperti dikerat. Untuk melakukan penanggulangan hama ini dapat dilakukan furadan, dosis yang diperlukan untuk mengatasi masalah hama ini dapat diberikan denga dosis sesuai atauran yang tepat.

Cara Panen Tanaman Kunyit

Proses pemanenan tanaman kunyit dapat dilakukan setelah tanaman berumur sekitar 8 sampai 10 bulan, tekadang petani juga ada yang memanen tanaman ini pada umur tanaman 10 sampai 12 bulan. Ciri-ciri yang dapat menandakan jika tanaman kunyit sudah siap untuk dipanen yaitu dapat dilihat dari daunnya yang sudah terkulai ketanah dan kering. sedangkan proses pemanenannya dapat dlakukan dengan menggunakan alat seperti garpu yang di tancapkan kedalam tanah, lalu menjongketnya secaraa perlahan agar rimpang kunyit masih dalam keadaaan utuh atau tidak rusak terkena garpu. Setelah itu, kunyit dibersihkan dari tanah yang menempel dengan direndam dalam air dan keringkan.

Itulah cara menam kunyit dari persiapan sampai panen. Semoga bermanfaat dan tanaman kunyit Anda sehat selalu ya. Baca juga tentang manfaat kunyit untuk lambung Anda.