Cara Memilih Burung Tekukur

Cara memilih burung tekukur yang baik dan sehat. Beberapa pendapat dari banyak orang yang memelihara burung tekukur meyakini jika kualitas dari burung tekukur dapat di lihat dari ciri-ciri seperti bentuk kepalanya, bentuk badan, leher, paruh, ekor dan juga bentuk kakinya. Bahkan sebagian orang berpegangan pada pengetahuan mengenai katuranggan, karena sebagian orang mampu meramalkan terhadap prestasi yang akan diraih burung tersebut nantinya.

Cara Memilih Burung Tekukur yang Baik

Jika anda percaya dengan hal-hal tersebut yang berdasarkan ilmu pengetahuan mengenai katuranggan atau lebih dikenal dengan melihat dari ciri-ciri fisik dalam memilih burung tekukur yang berkualitas baik.

Cara Memilih Burung Tekukur

Berikut ini merupakan cara memilih burung tekukur yang berkualitas, diantaranya yaitu :

1. Bentuk kepala di lihat dari samping

• Njambe nom

Bentuk kepala burung tekukur yang mirip dengan buah jambe atau lebih dikenal dengan buah pinang di yakini dapat memiliki kemampuan mengeluarkan suara yang baik dengan irama yang bagus.

• Mbeton Nangka

Sedangkan jika bentuk kepa burung tekukur seperti biji buah nangka, sebagian orang meyakini bahwa burung ini memiliki kemampuan dalam mengeluarkan suara yang bagus dan berirama, namun seiring usia burung yang semakin tua kualitasnya juga akan semakin menurun.

• Nggobog

Jika bentuk kepalanya mirip seperti uang logam yang hampir berbentuk bulat, maka banyak orang yang meyakini jika burung ini kualitas suaranya akan menurun pada usia pertengahan antara kurang lebih 25 tahun.

• Mbungkul Bawang

Jika bentuk kepala tekukur mirip dengan bentuk bawang putih, maka biasanya kualitas suara yang dihasilkannya tidak menentu. Terkadang dapat memiliki suara yang bagus dan kadang juga tidak bagus atau bahkan melempem.

• Nakir Kuwalik

Bentuk kepala seperti ini biasanya memiliki kualitas suara yang kurang baik dan tidak berkualitas.

2. Bentuk Tubuh

• Nuntut Gedhang

Jika dilihat dari bentuk tubuhnya yang mirip dengan kuncup bunga pisang ini, diyakini burung tersebut memiliki suara yang sangat jelas dan panjang.

• Buah Nangka

Sedangkan jika bentuk tubuhnya menyerupai seperti bentuk biji nangka, maka dapat di pastikan burung ini memiliki suara tengah yang cukup baik.

• Mbuluk

Jika bentuk tubuhnya yang mirip dengan buah kelapa muda, biasanya memiliki kemampuan yang cukup baik pada kualitas suara tengahnya dan pada saat bagian suara ujungnya suka tumpang sari atau berbunyi dua kali.

• Njuagung Nglobot

Namun jika bentuk tubuh burung tekukur mirip dengan juegung tua yang masih terbungkus oleh kulitnya, biasanya memiliki kualitas suara yang kurang baik dan jarang di ikut sertakan dalam perlombaan.

• Wungkal Gerang

Sedangkan jika bentuk tubuhnya yang mirip dengan batu asahan yang sudah aus ini jarang di pelihara untuk burung kicauan, karena kualitas suaranya yang sangat tidak bagus.

3. Bentuk Ekor

• Nyacak atau tokek

Burung tekukur yang memiliki bentuk ekor seperti bentuk ekor cicak atau seperti tokek yang panjang dan juga melancip biasanya dapat memiliki kemampuan bersuara paling baik dan sangat jernih terdengan sangat jelas.

• Linggis

Sedangkan untuk bentuik ekor yang mirip dengan linggis, biasanya dapat mengeluarkan kualitas suara yang baik dan merdu.

• Kukusan

Namun jika burung tekukur memiliki ekor yang mirip dengan kukusan yang bagian ujung ekor runcing dan agak pendek dapat menandakan jika burung tersebut memiliki kualitas suara yang cukup baik.

• Mendok keris

Jika bentuk ekornya mirip dengan bentuk pendok keris, biasanya burung ini memiliki kualitas suara yang kurang baik.

• Sapu Gerang

Sedangkan jika bentuk ekornya mirip dengan sapu lidi yang lapuk, maka dapat dipastikan kualitas suaranya tidak baik walaupun jenis ini memiliki suara yang tebal.

Nah, itulah beberapa ciri dalam cara memilih burung tekukur. Semoga informasi diatas dapat sedikit memberikan pengetahuan bagi anda yang belum terlalu paham dan semoga bermanfaat.