Cara Budidaya Ikan Bawal Air Tawar

Apakah anda tertarik dan ingin belajar cara budidaya ikan bawal air tawar? Berikut adalah langkah-lakahnya. Ikan bawal merupakan salah satu jenis ikan air tawar yang banyak di digemari oleh banyak kalangan masyarakat untuk dijadikan sebagai ikan konsumsi. Selain itu, banyak olahan makanan yang dibuat dari bahan ikan bawal ini dan memiliki cita rasa yang tidak kalah dengan jenis makanan olahan dari jenis ikan lainnya. Maka tak heran jika kebutuhan akan pasokan ikan bawal semakin meningkat dari tahun ke tahun, sehingga banyak para peternak baru yang mencoba untuk membudidayakan ikan bawal ini.

Di dalam membudidayakan ikan bawal air tawar ini tidak begitu sulit, asalkan dijalankan dengan niat dan ketekunan yang sungguh-sungguh. Ikan bawal ini merupakan jenis ikan yang sangat agresif dan juga ganas, ikan ini masuk kedalam spesies ikan (Omnivora) yang suka memakan jenis ikan lainnya atau juga dikenal dengan ikan kanibal.

Baca juga Cara Budidaya Ikan Hias AIR TAWAR

Langkah-Langkah Cara Budidaya Ikan Bawal Air Tawar

Untuk membudidayakan jenis ikan ini dapat dilakukan dengan berbagai cara dan dapat dibudidayakan dengan menggonakan kolam tanah, terpal atau juga kolam kandang. Hal tersebut dapat kita sesuaikan dengan situasi dan juga kondisi di sekitar lingkungan kita, ikan ini juga merupakan jenis ikan yang memiliki tingkat pertumbuhan yang sangat cepat.

Cara Budidaya Ikan Bawal Air Tawar

Berikut ini merupakan langkah-langkah dalam cara budidaya ikan bawal air tawar, diantaranya yaitu :

1. Persiapan kolam

Hal pertama harus disiapkan dalam budidaya ikan yaitu kolam, namun jenis kolam yang akan saya jelaskan disini yaitu jenis kolam tanah. Ukuran kolam yang dapat digunakan yaitu tergantung dari kebutuhan dan juga sesuai dengan lokasi tempat pembuatan kolam itu sendiri. Pada umumnya, kolam yang standar itu berukuran sekitar 5 x 10 meter dengan kedalaman kolam sekitar 2 meter. Jika kolam sudah jadi, sebaiknya kolam dibiarkan terlebih dahulu sampai kering dan sampai permukaan kolam retak-retak. Hal ini bertujuan agar kuman, bakteri dan mikro organisme yang terdapat pada tanah mati, karena hama tersebut dapat menjadi masalah dalam keberhasilan budidaya ikan bawal ini. Setelah itu, siapkan kompos dan taburkan pada permukaan tahah didalam kolam secara merata dengan ketebalan sekitar 30 cm dan diamkan selama 3 hari.

2. Proses pemupukan

Proses pemupukan ini dilakukan bertujuan untuk menstabilkan kadar zat asam didalam tanah, selain itu pemupukan juga dapat bertujuan untuk membuat makanan alami untuk ikan nantinya seperti plankton dan juga hewan air seperti kutu air. Sedangkan untuk jenis pupuk yang digunakan yaitu jenis pupuk kapur (Dolomid) dan juga urea yang biasa digunakan untuk pupuk tanaman. Penaburan dapat dilakukan pada bagian sudut terpenting dengan dosis yang tepat sesuai dari luas kolam yang anda gunakan untuk membudidayakan ikan bawal ini.

3. Pengisian air kolam

Pengisian air kolam sebaiknya dilakukan dengan ketinggian air sekitar 50-70 cm, ini bertujuan agar kadar ph dan juga tingkat keasaman tetap stabil. Setelah itu, diamkan dulu sampai air kolam mengalami penyusutan dan segera tambahkan lagi air dan diamkan selama 15 hari agar fitoplankton dan kutu air dapat berkembang biak untuk cadangan makanan pada awal pembibitan nanti.

4. Penebaran bibit

Setelah itu, penebaran bibit dapat dilakukan dan sebaiknya dilakukan pada pagi hari atau pada malam hari. Penebaran tidak dapat langsung ditebarkan kedalam secara langsung karena dapat membuat ikan menjadi stress karena mereka masih rentan dan belum terbiasa dengan lingkungan barunya. Sebelum ditebar kedalam kolam, sebaiknya tebarkan terlebih dahulu benih ikan bawal kedalam bak atau ember besar dengan menggunakan air kolam yang sudah disiapkan dan diamkan selama 30 menit agar benih ikan mulai terbiasa. Selama 2-3 hari ikan jangan dulu diberikan pakan utama seperti pellet, biarkan mereka memakan mahluk hidup yang ada didalam air seperti plankton dan juga kutu air yang sebelumnya telah dipersiapkan.

5. Pemberian pakan

Pakan untuk ikan bawal air tawar ini sebaiknya menggunakan pakan pellet ikan 781-2 SP dengan ukuran pellet yang disesuaikan dengan usia ikan itu sendiri, pakan yang diberikan sebaiknya memiliki kandungan protein sekitar 30%, memiliki kandungan karbohidrat 30% dan kandungan lemaknya 20%. Dengan tercukupinya kebutuhan nutrisi ikan dengan baik, maka masa pertumbuhan ikan akan semakin cepat dan sebaiknya waktu untuk pemberian pakan dilakukan pada pagi hari, siang, sore dan malam hari. Sedangkan takaran pemberian pakan pada malam hari harus lebih banyak dari sebelumnya karena rentan waktu pemberian pakan pada malam hari akan lebih panjang dari jam-jam lainnya.

6. Perawatan rutin

Perawatan dapat dilakukan setiap hari pada saat pemberian pakan, anda dapat melakukan perawatan dengan cara menjaga kebersihan kolam dari sampah dan kotoran yang dapat menyebabkan penyakit bagi ikan-ikan itu sendiri dan sebaiknya anda selalu rutin memberikan vitamin seminggu sekali sampai tibanya waktu panen.

7. Proses panen

Proses pemanenan dapat dilakukan setelah usia ikan bawal mencapai sekitar 4-6 bulan, pada waktu tersebut akan dapat mencapai ukuran berat ikan dapat mencapai kurang lebih sekitar 500 gram/ ekor nya dengan kepadatan ikan dapat mencapai 4 ekor/m². untuk melakukan proses pemanenan ikan yang sudah siap panen, sebaiknya menggunakan alat penangkapan ikan seperti waring yang bermata lebar. Selain itu, pada saat penempatan ikan yang telah dipanen ditempatkan pada tempat yang cukup luas dan tentunya dengan air yang selalu mengalir. Pada saat penangkapan, sebaiknya anda menggunakan pengaman pada tangan, karena ikan bawal memiliki gigi yang sangat tajamdan runcing seperti gergaji.

Demikianlah sedikit penjelasan mengenai cara budidaya ikan bawal air tawar, semoga apa yang telah saya sampaikan dapat bermanfaat untuk anda para pemula yang akan mencoba membuka bisnis budidaya ikan tawar ataupun sekedar hobi untuk di konsumsi.